Sertifikasi Project Management Professional (PMP)

Project Management Professional (PMP) adalah salah satu sertifikat profesi di bidang manajemen proyek yang sangat popular di dunia.

Sertifikat ini dikeluarkan oleh Project Management Institute (PMI) dan sampai dengan akhir tahun 2019, sertifikat ini telah dimiliki oleh hamper 1 juta orang di seluruh di dunia.

Sertifikat PMP ini bersifat global sehingga dapat diterapkan di hampir semua industri, dengan metodologi apa pun dan di lokasi manapun di dunia.

Pemegang sertifikat PMP ini juga mendapat keuntungan dalam hal gaji dan potensi penghasilan. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di berbagai negara, gaji atau pendapatan yang diperoleh bagi mereka yang memiliki sertifikasi PMP rata-rata lebih tinggi 25% lebih tinggi daripada mereka yang tidak memiliki sertifikasi PMP untuk posisi yang sama.

Untuk mendapatkan sertifikat PMP ini, seseorang harus mengikuti ujian secara online yang diselenggarakan oleh PMI. Materi ujian berdasarkan buku Project Management Body of Knowledge (PMBOK).

Lalu bagaimana syaratnya untuk bias mengikuti ujian ini?

Untuk seseorang lulusan SMA atau Diploma, harus sudah mempunyai pengalaman 7.500 jam dalam memimpin atau mengarahkan dalam suatu proyek serta sudah memiliki 35 jam pendidikan di bidang manajemen proyek atau memiliki sertifikat CAPM.

Sedangkan untuk lulusan sarjana, harus sudah pengalaman 4.000 jam dalam memimpin atau mengarahkan dalam suatu proyek serta sudah memiliki 35 jam pendidikan di bidang manajemen proyek atau memiliki sertifikat CAPM.

Untuk detail proses dan biaya sertifikasi PMP ini dapat dilihat di sini.

Sertifikat PMP hanya berlaku selama tiga tahun sejak kita dinyatakan lulus ujian dan untuk mempertahankannya diperlukan 60 PDU yang harus didapat dalam waktu tiga tahun sejak sertifikat PMP. Bagaimana caranya? Bisa dilihat di sini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*